Langsung ke konten utama

Postingan

Tetap Puasa meski Sedang Menyusui

KOMPAS.com — Sebenarnya kegiatan berpuasa tak harus mengurangi porsi makan ibu menyusui dengan komposisi 50 persen karbohidrat, 30 persen protein, dan 10-20 persen lemak. Yang berubah hanya jadwalnya. Karena itu, ibu menyusui yang ingin berpuasa Ramadhan tidak boleh meninggalkan sahur. Makan sahur dapat memberikan energi yang dibutuhkan untuk beraktivitas seharian. Konsumsi sahur dengan porsi yang cukup dan gizi seimbang sangat membantu ibu menyusui menghasilkan ASI berkualitas untuk si kecil. Seperti dikatakan dr IGAN Partiwi, SpA, MARS, memang benar ibu menyusui bisa saja menjalankan ibadah puasa. Namun, Tiwi yang merupakan konsultan laktasi dari RSIB Bunda, Jakarta, ini menyarankan, mungkin sebaiknya Anda berpuasa tatkala bayi sudah berusia 6 bulan. Ibu yang tengah memberikan ASI secara eksklusif bisa tidak berpuasa karena harus menyusui tiap dua jam sekali, dan si bayi belum memperoleh makanan pendamping ASI. Jika Anda berpuasa, memang akan terjadi perubahan produksi ASI. Namun, ...

Panduan Puasa Ramadhan menurut Ayat Qur’an dan Hadits

Kewajiban berpuasa dalam Al Qur’an “Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan bagi kamu berpuasa sebagaimana telah diwajibkan bagi orang-orang sebelummu, agar kamu bertakwa” [Al Baqarah:183] Keutamaan berpuasa: “Diriwayatkan dari Sahl bin Saad r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Sesungguhnya di dalam Surga itu terdapat pintu yang dinamakan Ar-Rayyan. Orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada Hari Kiamat kelak. Tidak boleh masuk seorangpun kecuali mereka. Kelak akan ada pengumuman: Di manakah orang yang berpuasa? Mereka lalu berduyun-duyun masuk melalui pintu tersebut. Setelah orang yang terakhir dari mereka telah masuk, pintu tadi ditutup kembali. Tiada lagi orang lain yang akan memasukinya” [Bukhari-Muslim] “Diriwayatkan dari Abu Said al-Khudri r.a katanya: Rasulullah s.a.w bersabda: Setiap hamba yang berpuasa di jalan Allah, Allah akan menjauhkannya dari api Neraka sejauh perjalanan tujuh puluh tahun” [Bukhari-Muslim] Keutamaan bulan Ramadan Hadis riwayat A...

Website Islam

1. http://quran.al-islam.com/ind/ Website Panduan tematis Alquran dan Hadist,Kamus, Waris, Ingin tahu waktu shalat setempat, perubahan tanggal, Perhitungan zakat & mal 2. Download Audio Alqur'an mp3 dengan qualitas yang jernih dan ini bebas untuk di download alias freeware.....silahkan download disini 3. http://www.mualaf.com/ Mualaf Center Online, Kisah2 Orang yang Masuk Islam 4. Radio Madu FM = Jaringan Radio Komunitas Pesantren Jawa Timur. 5. Pondok Pesantren Salafiyah Ma'dinul'ulum Jl. Sukomakmur No:73 Campurdarat, Tulungagung, Jawa Timur. Telp: 0355 531051- 0355 533333. Email: madinululum@yahoo.co.id 6. Website Era Muslim Media Islam Rujukan. Berita, Oase Iman, Syariah, Tanya Jawab, Konsultasi, 7. IslamicFinder.org Prayer Time, Download Adzan Software, Mobile Adzan, SMS Prayer Time, Calendar, Dll. 8. Qur'an Flash Holy Qur'an, Download Al-Qur'an Flash,

Hari Meluruskan Arah Kiblat

Diantara tanda-tanda kekuasaan Allah SWT adalah Dia menjalankan matahari di lintasan yang teratur. Keteraturan lintasan dan pergerakan matahari dapat dipelajari oleh manusia sehingga dapat dimanfaatkan untuk keperluan hidup manusia sehari-hari. Demikian pula, keteraturan ini menjadi patokan jelas dalam menentukan waktu-waktu shalat setiap hari. Ternyata, ada hubungan antara Ka'bah sebagai arah kiblat dalam shalat dengan pergerakan matahari. Kita tahu, bahwa posisi lintang Ka'bah adalah 21 derajat 25 menit busur 22 detik busur Lintang Utara (LU) atau 21,42278 derajat. Sementara itu, deklinasi matahari sepanjang satu tahun berubah secara periodik, berkisar dari sekitar minus 23,5 derajat hingga 23,5 derajat. Ternyata, lintang Ka'bah berada di dalam rentang deklinasi matahari. Ada dua kali peristiwa dalam setahun, ketika deklinasi matahari sama atau mendekati nilai lintang Ka'bah tersebut. Maka, saat itu di siang hari, matahari akan tepat atau hampir tepat di atas Ka'...

Waktu-Waktu Shalat

Shalat merupakan ibadah ummat Islam yang paling utama kepada Allah SWT. Shalat adalah salah satu rukun Islam. Shalat adalah amalan yang pertama kali dihisab di hari akhir. Jika shalat seorang hamba itu baik, baik pula amal lainnya, dan demikian pula sebaliknya. Ada sejumlah ayat Al Quran yang berhubungan dengan waktu shalat. Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya shalat itu adalah fardhu yang ditentukan waktunya atas orang-orang yang beriman." (An-Nisa 103). "Dirikanlah shalat dari sesudah matahari tergelincir sampai gelap malam dan (dirikanlah pula shalat) subuh. Sesungguhnya shalat subuh itu disaksikan (oleh malaikat)." (Al-Isra 78) "Dan dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat." (Hud 114) "Maka sabarlah kamu atas apa yang mereka katakan, ...

Cara Menghitung Waktu Shalat

Berikut ini cara menghitung waktu shalat dengan menggunakan rumus matematika pada tempat dan tanggal tertentu. Pada tulisan terdahulu tentang WAKTU-WAKTU SHALAT, penulis telah menjelaskan beberapa hal terkait dengan waktu shalat lima waktu. Pada kesempatan ini, cara perhitungan waktu shalat dengan menggunakan sejumlah rumus matematika akan disajikan disini. Untuk menentukan waktu lima shalat wajib untuk suatu tempat dan tanggal tertentu, ada beberapa parameter yang mesti diketahui : 1. Koordinat lintang tempat tersebut (L). Daerah yang terletak di sebelah utara garis khatulistiwa (ekuator) memiliki lintang positif. Yang disebelah selatan, lintangnya negatif. Misalnya Fukuoka (Japan) memiliki lintang 33:35 derajat lintang utara (LU). Maka L = 33 + 35/60 = 33,5833 derajat. Jakarta memiliki koordinat lintang 6:10:0 derajat LS (6 derajat 10 menit busur lintang selatan). Maka L = minus (6 + 10/60) = -6,1667 derajat. 2. Koordinat bujur tempat tersebut (B) .Daerah yang terletak di sebelah ...